Sabtu, 26 Juni 2010

HOVERCRAFT TNI AL


TNI Angkatan Laut akan mengembangkan penggunaan hovercraft buatan dalam negeri untuk mengangkut pasukan. Kapal buatan Hoverindo seharga Rp. 3 Miliar per unit ini lebih murah dibanding buatan luar negeri, yang harganya mencapai Rp. 12 miliar per unit.
Kelebihan hovercraft adalah tidak melihat jenis pantai dalam pendaratan. Kalimantan Timur, Kapal ini tidak memerlukan sekoci untuk mendarat, bahkan bisa melaju di laut dan darat.
Kapal hovercraft bisa digunakan mendarat di daerah terpencil seperti di Indonesia timur.Kapal ini akan terus disempurnakan sesuai dengan keinginan TNI Angkatan Laut.Saat ini hovercraft menggunakan satu propeller dan diharapkan bisa menggunakan dua atau tiga propeller.
Kapal buatan Hoverindo ini mulai digunakan TNI Angkatan Laut pada awal Desember 2005.




SPESIFIKASI UMUM

Daya Angkut            : 20 Penumpang + 2 Awak (atau 2 ton barang)
Kecepatan max         : 35 knot / 64,62 kilometer/jam
Waktu jelajah max     : 10 jam
Jarak tempuh max     : 450 Kilometer
Kapasitas tangki       : 700 Liter
Panjang                  : 13 meter
Lebar                      : 5,9 meter
Tinggi                     : 3,7 meter (beroperasi) and 3,2 meter (tak beroperasi)
Panjang kabin penumpang : 5,6 meter
Lebar kabin penumpang :2,8 meter

Sampai saat ini TNI AL mempunyai  4 unit Hovercraft di bawah satuan kapal amfibi Koarmatim,
sedangkan 2 unit berada di kapal rumah sakit Dr Suharso 990

Tidak ada komentar:

Posting Komentar